Dijelaskan bahwa dalam penentuan kadar parasetamol metode nitrimetri nilai akurasi yang didapatkan tidak masuk ke dalam range persyaratan AOAC. Dalam jurnal metode nitrimetri ini menghasilkan nilai akurasi yang tidak seakurat metode spektrofotometer karena penggunaan indikator luar yang sukar menentukan titik akhir titrasinya. Bagaimana cara agar titik akhir titrasinya dapat mudah ditentukan sehingga hasil yang didapatkan lebih akurat?
Selain itu Kadar yang diperoleh pada metode spektrofotometer berbeda-beda, berdasarkan jurnal pembanding: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/pharmacon/article/view/10205
kadar yang diperoleh pada metode spektrofotometer pada jurnal tersebut berbeda-beda karena sampel parasetamol yang digunakan berbeda-beda sehingga eksipien dari masing-masing sampel dapat mempengaruhi hasil kadarnya. Mengapa kadar yang didapatkan juga berbeda pada penjelasan video tersebut walaupun tidak menggunakan sampel yang berbeda?
Pada video disebutkan bahwa nilai akurasi metode spektrofotometri lebih baik dibandingkan metode nitrimetri, karena metode spektrofotometri lebih selektif dan sensitif. Yang ingin saya tanyakanlah adakah cara yang bisa dilakukan untuk untuk meningkatkan keakuratan dari metode nitrimetri dan jika ada dengan cara bagaimana itu?
Nama :Indah Salsabillah NIM : G1E121053 Kelas :A 1. Soal Nomor 1. Jelaskan mengapa a da perbedaan antara maturasi sel limfosit T dan maturasi sel limfosit B, lalu bagaimana p eran maturasi sel limfosit T dan B dalam mempertahankan imunitas ? dan berikan contohnya. Link Video : https://youtu.be/LKjtriFAOKs?si=axHDzpOYjGsWEGje 2. Soal Nomor 2. Bagaimana peran farmasis dalam siklus manajemen obat pasien pasca transplantasi untuk meminimalkan efek samping dan berikan contohnya. Link Video : https://youtu.be/8mAxc57UoQg?si=motHFuybJAqreGca 3. Soal Nomor 3. Bagaimana perubahan lingkungan dapat memengaruhi respons imun adaptif, terutama kemampuan sel T dan sel B dalam merespons vaksinasi covid 19. Link Video : https://youtu.be/h38oFFh7W74?si=daPxq57PaCvJxz1q 4. Soal Nomor 4. Bagaimana mekanisme kerja agen imunoterapi dalam merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker, dan berikan contohnya. Link Video : https://youtu.b...
Dijelaskan bahwa dalam penentuan kadar parasetamol metode nitrimetri nilai akurasi yang didapatkan tidak masuk ke dalam range persyaratan AOAC. Dalam jurnal metode nitrimetri ini menghasilkan nilai akurasi yang tidak seakurat metode spektrofotometer karena penggunaan indikator luar yang sukar menentukan titik akhir titrasinya. Bagaimana cara agar titik akhir titrasinya dapat mudah ditentukan sehingga hasil yang didapatkan lebih akurat?
BalasHapusSelain itu Kadar yang diperoleh pada metode spektrofotometer berbeda-beda, berdasarkan jurnal pembanding: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/pharmacon/article/view/10205
kadar yang diperoleh pada metode spektrofotometer pada jurnal tersebut berbeda-beda karena sampel parasetamol yang digunakan berbeda-beda sehingga eksipien dari masing-masing sampel dapat mempengaruhi hasil kadarnya. Mengapa kadar yang didapatkan juga berbeda pada penjelasan video tersebut walaupun tidak menggunakan sampel yang berbeda?
Pada video disebutkan bahwa nilai akurasi metode spektrofotometri lebih baik dibandingkan metode nitrimetri, karena metode spektrofotometri lebih selektif dan sensitif. Yang ingin saya tanyakanlah adakah cara yang bisa dilakukan untuk untuk meningkatkan keakuratan dari metode nitrimetri dan jika ada dengan cara bagaimana itu?
BalasHapus